Rabu, 04 Januari 2017

ASAL USUL MANUSIA MENURUT AGAMA HINDU





PENCIPTAAN MENURUT AGAMA HINDU
Penciptaan dalam agama Hindu dijelaskan dalam Prasna Upanishad sebagai berikut: "Pada awalnya Sang Pencipta (Tuhan) merindukan kegembiraan dari proses penciptaan. Dia lalu melakukan meditasi. Lahirlah Rayi, jat atau materi dan Prana, roh kehidupan, lalu Tuhan berkata: "kedua hal ini akan melahirkan kehidupan bagiku". Demikianlah mahluk hidup diciptakan, melalui suatu perkembangan perlahan dari dua unsur yang mula-mula diciptakan Tuhan sehingga mencapai bentuk-bentuknya sekarang.
Bagaimanakah alam semesta diciptakan? Mundaka Upanishad menyebutkan : "Seperti laba-laba mengeluarkan dan menarik benangnya, demikianlah alam semesta ini muncul dari Tuhan Yang Maha Esa". laba-laba mengeluarkan jaringnya secara perlahan-lahan dari perutnya. Menurut penelitian ilmiah modern, alam semesta kita sampai sekarang masih berkembang secara perlahan-lahan. menurut teori ledakan besar (big bang) alam semesta ini dari titik kecil perlahan-lahan berkembang makin membesar seperti balon karet yang ditiup.
Dari pernyataan di atas jelaslah menurut agama Hindu kehidupan pada alam semesta ini berkembang melalui evolusi.


JIWA DAN RAGA
Pasangan dua kata di atas sering kita temukan dalam lagu-lagu kebangsaan kita. bangunlah badannya, bangunlah jiwanya. Padamu negeri, kupersembahkan jiwa dan ragaku. Dalam percakapan sehari-hari kita mengatakan "badanku terasa ngilu dan sakit". kalau kita dikhianati oleh seseorang kita mengatakan "hatiku sakit sekali". Aku hidup dalam kelimpahan harta, tapi jiwaku gersang", demikian mungkin yang dikatakan seseorang yang secara materi berlebihan namun miskin secara spiritual.
Badanku, hatiku, jiwaku! Jadi siapa "aku" yang memiliki badan, hati dan jiwa?
Manusia terdiri dari badan dan jiwa. Badan tanpa jiwa ibarat mobil yang lengkap badan dan mesinya tapi tanpa aki. mobil ini tidak bisa bergerak, karena tidak ada panas atau api yang menghidupkan mesinnya. Jiwa tanpa raga ibarat aki tanpa mobil, panas atau tenaga yang tersimpan dalam aki menjadi tenaga yang tidur karena tidak ada mesin untuk digerakkan.
Jiwa dan raga itu merupakan satu kesatuan. Tanpa Jiwa tidak dapat melakukan aktivitasnya.
Pengandaian diatas mengikuti pengandaian dalam Katha Upanishad yang mengatakan badan adalah kereta, akal(ilmu pengetahuan) adalah kusirnya, pikiran adalah kendali, dan indriya adalah kuda-kudanya. Sedangkan jiwa adalah pemilik kereta.
Dikatakan selanjutnya, mereka yang mengetahui hakikat dan tujuan hidup ibarat kusir yang cakap dengan kuda terlatih baik, akan mencapai tujuan perjalanan. Tapi meeka yang tidak mengetahui hakikat dan tujuan hidup, ibarat kusir bodoh dengan kuda liar, tidak akan mencapai tujuan perjalanan, akan mengembara dari satu kematian kepada kematian yang lain.

DARI MANA DATANGNYA BADAN
Badan datang dari orang tua kita, Percampuran sperma dan ovum dari bapak dan Ibu kita membentuk badan dalam rahim ibu.

DARI MANA DATANGNYA JIWA
Agama-agama rumpun Yahudi mengatakan jiwa atau roh itu ditiupkan oleh Tuhan kepada janin ketika masih dalam kandungan ibu. Ketika itu Tuhan juga menetapkan nasib atau jalan hidup bayu ini setelah ia lahir.
Menurut agama Hindu, jiwa kita sudah ada sebelumnya dan ia masuk ke tubuh bayi dengan membawa "karma wasana" atau hasil-hasil perbuatan dalam hidupnya sebelumnya.

TUBUH YANG TAK KEKAL
Badan merupakan bagian yang tidak kekal dari manusia. Karena ia berubah. Dari setetes cairan ia tumbuh menjadi janin, lahir sebagai bayi berkembang menjadi manusia dewasa. Badan yang tegap ketika remaja berubah menjadi bungkuk ketika tua. Kulit yang halus dan kencangketika remaja, berobah menjadi kisut dan layu ketika tua. Ketia sudah mati badan hancur. badan disebut stula sarira.




JIWA YANG KEKAL
Jiwa merupakan bagian yang kekal dari manusia. Ia tak pernah berobah. Ia tidak mati ketika badan mati. Iatidak terluka oleh senjata, tidak terbakar oleh api. Ia ada selamanya. Jiwa disebut sukma sarira.
Menurut agama rumpun Yahudi, badan manusia hanya terbuat dari satu jat yaitu tanah liat. Menurut agama Hindu badan terdiri dari lima unsur yang disebut panca maha buta yaitu : tanah (pertiwi), air (apah), api (teja), angin (bayu) dan ether (akasa). Pandangan Hindu kemudian dibenarkan oleh hasil penelitian ahli fisika ternama Albert Eistein bersama ahli fisika bangsa India Satyendra Nath Bose. Dalam bahasa fisika unsur-unsur at adalah : padat, cair, gas dan plasma dan unsur yang kelima disebut KBE (kondesat Bose-Eistein). *****)
Jiwa berasal dari Tuhan. Atman adalah jiwa dari mahluk. Brahman adalah jiwa alam semesta. Atman merupakan bagian dari Brahman. Seperti setitik air hujan yang berasal dari samudera luas. Mengenal Raja Bunu sebagai leluhur atau cikal bakal dari umat manusia yang ada di bumi, belum merupakan pemahaman menyeluruh bagi umat Hindu Kaharingan. Perjalanan Raja Bunu sebagai cikal bakal umat manusia belum sepenuhnya terungkap secara gambaing, sehingga umat Hindu Kaharingan masih banyak yang kurang mengetahui bagaimana proses penciptaan manusia menurut kitab suci Panaturan atau berdasarkan ajaran Hindu Kaharingan. Oleh karena itu akan sangat “nyambung” apabila kita mulai menggali bagaimana sebenarnya proses penciptaan manusia menurut Panaturan atau ajaran Hindu Kaharingan.
Menurut konsep keyakinan Kristen maupun Islam manusia pertama adalah Adam dan Hawa, kedua orang inilah yang diyakini sebagai cikal bakal manusia di bumi ini. Namun doktrin itu berbeda dengan ajaran atau konsep Hindu Kaharingan mengenai proses penciptaan manusia serta serta siapa yang merupakan cikal bakal umat manusia di bumi. Lalu bagaimanakah konsep penciptaan manusia menurut Hindu Kaharingan ?. Proses penciptaan manusia menurut Hindu Kaharingan dijelaskan dalam kitab suci Panaturan .
Pada proses penciptaan selanjutnya atas kuasa Ranying Hatala, maka Garing Lalunjung Pulang dan Kumpang Duhung keluar dari Kayu Erang Tingang dan kejadian menjadi wujud laki-laki yang diberi nama Manyamei Tunggul Garing Janjahunan Laut dan yang berwujud perempuan bernama Kameluh Putak Bulau Janjulen Karangan Limut Batu Kamasan Tambun. Kemudian mereka berdua bertemu dan akhirnya tinggal bersama. Karena tanpa adanya proses upacara perkawinan, sehingga menyebabkan Kameluh Putak Bulau mengalami Pajanjuri darahnya (keguguran) yang berulang-ulang sampai dua belas kali. Melihat hal demikian, Ranying Hatala memerintahkan Raja Uju Hakanduang untuk melaksanakan Upacara Perkawinan bagi keduanya sesuai wahyu Ranying Hatala. Tata cara perkawinan inilah yang menjadi contoh bagi umat Hindu Kaharingan di dunia. Setelah perkawinan Manyamei Tunggul Garing dilaksanakan maka Kameluh Putak Bulau hamil dan melahirkan tiga anak laki-laki kembar yang kemudian diberi nama yaitu  Raja Sangen, Raja Sangiang, Raja Bunu. Dari masa kehamilan sampai saat melahirkan Manyamei Tunggul Garing dan Kameluh Putak Bulau melakukan upacara-upacara sesuai dengan yang diperintah oleh Ranying Hatala, seperti upacara Nyaki Ehet (upacara tujuh bulan bayi dalam kandungan) hingga upacara Nahunan (upacara pemberian nama). Upacara-upacara seperti inilah yang dilakukan oleh umat Hindu Kaharingan hingga sekarang.Pada waktu kecil Raja Bunu banyak mengalami peristiwa atau permasalahan hidup dari kedua kakaknya. Raja Sangen dan Raja Sangiang dapat tumbuh sehat karena memakan Pantar Pinang, namun lain halnya dengan adik mereka. Raja Bunu tidak dapat memakan Pantar Pinang sehingga sering sakit-sakitan dan pertumbuhannya terganggu, melihat hal demikian Ranying Hatala melalui Raja Uju Hakanduang memberikan Behas Manyangen Tingang. Barulah Raja Bunu bisa tumbuh sehat dan gemuk karena memakan Behas tersebut.
Setelah ketiganya beranjak dewasa, mereka diberikan ujian oleh Ranying Hatala berupa sepotong besi yang ujungnya timbul dipermukaan air dan ujung lainnya tenggelam. Pada saat mereka bertiga memegang besi tersebut, kedua saudara Raja Bunu memegang bagian ujung yang timbul dan Raja Bunu sendiri memegang ujung yang tenggelam. Hal inilah yang menyebabkan kita sebagai keturunan Raja Bunu akan mengalami kematian. Sedangkan keturunan kedua saudaranya tidak akan mengalami kematian. Selain ujian tersebut masih banyak lagi ujian-ujian yang lain dihadapi oleh Raja Bunu, namun selalu mendapatkan kegagalan. Sehingga hal inilah yang sudah ditetapkan oleh Ranying Hatala bahwa Raja Bunu beserta keturunannya untuk mengisi kehidupan di bumi ini dan akan mengalami proses lahir, hidup, dan mati.
Paparan ini merupakan sebuah pengembangan dari pemahaman yang ada tentang proses penciptaan manusia pertama. Dimana kemudian Raja Bunu beserta keturunannyalah yang ditetapkan oleh Ranying Hatala untuk diturunkan dan menempati Pantai Danum Kalunen yang telah diciptakan Ranying Hatala. Jadi jelaslah bahwa proses penciptaan manusia menurut Hindu Kaharingan berbeda dengan ajaran agama-agama lainnya. Setiap umat Hindu Kaharingan idealnya mengetahui dasar-dasar dari ajarannya, lebih-lebih mengenai proses penciptaan manusia menurut Panaturan.
Dalam Weda asal muasal alam semesta dikatikan langsung dengan Hyang Widhi yang diuraikan seperti dengan penjelasan sains modern. Davies menyatakan bahwa saat ini mayoritas ahli kosmologi dan astrologi menyatakan bahwa terjadinya penciptaan terjadi sekitar delapan belas milyar tahun yang lalu, akibat dari sebuah “dentuman dahsyat” (Big Bang). Agama dipandang menyajikan sebuah pengetahuan yang didapat dari orang suci melalui intuisinya.
Dalam ajaran kosmologi Hindu, alam semesta dibangun dari lima unsur, yakni: tanah (zat padat), air (zat cair), udara (zat gas), api (plasma), dan ether. Kelima unsur tersebut disebut Pancamahabhuta atau lima unsur materi. Alam semesta merupakan penggabungan dari kekuatan Purusa dan Prakerti(kecerdasan dari kekuatan tertinggi yang mengendalikan kekuatan material). Alam dipandang sebagai sosok suatu mahluk hidup yang sangat besar yang merupakan perwujudan dari kekuatan kosmis.
Utaekam neva drsyate tatah parisivajiyasi devata sa mama priya.
(Atharvaveda X.8.25)
Artinya: Yang Satu (yaitu sang Maha Prakerti) adalah bahkan lebih kecil dari pada anak kecil dan yang lain(yaitu jiwatman atau jiwa individu)tidak dapat dilihat. Tetapi dari yang lebih halus dan dewata yang meliput semua(Jiwa Agung) adalah satu-satunya objek(tujuan)dari cinta.
Dari sloka ini secara tidak langsung dinyatakan bahwa Hyang Widhi sebenarnya adalah sosok kekuatan kosmis dimana ciptaan merupakan bagian dari kekuatan kosmos itu sehingga dikatakan Tuhan meliputi semuanya. Pernyataan ini diperkuat oleh ayat.



Purnat purnam udacati purnam purnema sicyate
(Atharvaveda X.8.29)
Artinya: Alam semesta yang sempurna berasal dari Tuhan Yang Maha Esa yang Maha Sempurna. Alam semesta yang sempurna ini diberikan makanan(energi untuk tetap bertahan) oleh Tuhan yang Maha Esa Yang Maha Sempurna.
Dalam Kitab Purana dan Upanisad.
Menurut kepercayaan Hindu, alam semesta terbentuk secara bertahap dan berevolusi. Penciptaan alam semesta dalam kitab Upanisad diuraikan seperti laba-laba memintal benangnya tahap demi tahap, demikian pula Brahman menciptakan alam semesta tahap demi tahap. Brahman menciptakan alam semesta dengan tapa. Dengan tapa itu, Brahman memancarkan panas. Setelah menciptakan, Brahman menyatu ke dalam ciptaannya.
Menurut kitab Purana, pada awal proses penciptaan, terbentuklah Brahmanda. Pada awal proses penciptaan juga terbentuk Purusa dan Prakerti. Kedua kekuatan ini bertemu sehingga terciptalah alam semesta. Tahap ini terjadi berangsur-angsur, tidak sekaligus. Mula-mula yang muncul adalah Citta (alam pikiran), yang sudah mulai dipengaruhi oleh Triguna, yaitu Sattwam, Rajas dan Tamas. Tahap selanjutnya adalah terbentuknya Triantahkarana, yang terdiri dari Buddhi (naluri); Manah (akal pikiran); Ahamkara (rasa keakuan). Selanjutnya, munculah Pancabuddhindria dan Pancakarmendria, yang disebut pula Dasendria (sepuluh indria).

TIPS ANTI NGANTUK SAAT KULIAH

Sebagai mahasiswa tentu memiliki berbagai macam aktivitas-aktivitas selain aktivitas perkuliahan yang membuat mahasiswa terkadang mengantuk saat kuliah apalagi jika jadwal kuliah pagi, maka saat itulah mahasiswa merasa ngantuk dan jiwanya gentayangan kemana-mana didalam kelas. Jika hal tersebut terus terjadi maka anda sebagai mahasiswa yang mengalami hal tersebut akan percuma mengikuti perkuliahan karena hanya akan sibuk menahan kantuk didalam kelas sehingga apa yang disampaikan dosen pun tidak ada yang masuk kedalam otak. Jika hal tersebut tetap dibiarkan terjadi maka akan berdampak pada diri sendiri yaitu tidak akan mendapat sesuatu yang baru yang disampaikan oleh dosen. Disini saya akan memberi tips agar hal-hal tersebut dapat dicegah atau diminimalisir:

1. Tidur secukupnya
2. Minum Vitamin
3. Makan-makanan yang sehat dan bergizi
4. mengurangi aktivitas dimalam hari yang tidak ada manfaatnya
5. Kurangi mantengi handphone/smartphone sampai larut malam
7. Lakukan tidur siang jika ada kesempatan untuk tidur siang

Minggu, 01 Januari 2017

OSENG-OSENG KHAS MAHASISWA

Bahan-bahan untuk bumbu:
1. cabai rawit 5 biji
2. bawang merah 3 biji
3. bawang putih 2 biji
4. garam 1/2 sendok teh
5. Penyedap 1/2 sendok teh
6. Minyak goreng 3 sendok makan


Bahan-bahan sayuran:
1. 3 ikat sawi
2. 1/4 kg kacang panjang
3. 1 buah jagung manis
4. 1/4 kg kol

Cara memasak:
1. Ulek jadi satu cabai rawit, bawang merah dan bawang putih hingga halus, kemudian masukan garam dan penyedap secukupnya.
2. Potong-potong semua sayuran sesuai selera anda
3. Iris tipis jagung
4. Panaskan minyak goreng
5. Tumis bumbu-bumbu yang sudah dihaluskan tadi
6. Setelah bumbu tadi sudah harum langsung masukkan sayuran-sayuran yang sudah dipotong-potong tadi
7. Kemudian oseng-oseng sampai matang merata sayuran tersebut kemudian masukkan bumbu penyedap secukupnya
8. Jika sayuran tersebut sudah terlihat layu dan aroma masakannya makin kuat maka tandanya masakannya sudah matang
9. Angkat dan sajikan masakan tersebut kedalam piring dengan nasi hangat
10. Kemudian selamat menikmati.

Bagi mahasiswa yang ingin hemat bisa langsung coba diterapkan. Selamat mencoba.

ANALISIS KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA




            Perempuan adalah sosok individu yang kerap kali menjadi sasaran tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga dan yang menjadi pelaku tindak kekerasan itu dilakukan oleh suaminya sendiri. Dalam rumah tangga perempuan lah yang kerap kali menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga sangat jarang sekali terdengar bahkan tidak pernah ada kasus bahwa laki-laki yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga. Sebab yang lebih sering menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga itu perempuan bukan laki-laki adalah karena dari segi fisik laki-laki lebih kuat sedangkan perempuan dalam segi fisik masih dibawah seorang laki-laki.
             Yang namanya kekerasan itu tidak pernah benar dimata hukum seperti hal nya kekerasan dalam rumah tangga itu tidak dapat dibenarkan dimata hukum. Karena kekerasan tersebut bertentangan dengan hukum karena sudah melanggar hak asasi manusia dan bisa mengakibatkan cidera fisik bahkan fatalnya bisa menyebabkan kematian korban. Kekerasan dalam rumah tangga itu tidak hanya kekerasan pada fisik saja melainkan juga seperti, kekerasan psikologis, maupun ekonomis.
Faktor penyebab terjadinya kekerasan dalam rumah tangga biasanya disebabkan oleh Adanya hubungan kekuasaan yang tidak seimbang antara suami dan istri. Anggapan bahwa suami lebih berkuasa dari pada istri sekarang ini sudah membudaya di lingkungan masyarakat karena laki-laki menggap dirinyalah yang menjadi kepala rumah tangga dan menjadi penguasa atas keluarganya dan seolah-olah menganggap dirinyalah yang terkuat. Juga ada anggapan bahwa istri adalah milik suami oleh karena harus melaksanakan segala yang diinginkan oleh yang memiliki. Hal ini menyebabkan suami menjadi merasa berkuasa dan akhirnya bersikap sewenang-wenang terhadap istrinya. Faktor penyebab lainnya juga karena ketergantungan ekonomi seorang istri hanya diam ketika diperlakukan kasar oleh suaminya karena merasa dirinya bergantung kepada suaminya entah itu untuk kebutuhan hidup maupun untuk kebutuhan biaya sekolah anak-anaknya, sebab itulah seorang istri enggan dan cenderung diam tidak mau melaporkan tindakan kasar yang dilakukan suaminya karena istri lebih mementingkan keluarga daripada dirinya sendiri walaupun tindak kekerasan terhadapnya sering dialaminya. Dan adapun faktor berikutnya yaitu menyelesaikan masalah dengan kekerasan atau kekerasan sebagai alat untuk menyelasaikan suatu masalah dalam keluarga, faktor ini menjadi faktor yang sering terjadi dalam lingkungan keluarga dimasyarakat karena suami selalu menekankan pada keinginannya sendiri tanpa memikirkan dampak yang akan terjadi akibat tindakannya itu. Jika seorang istri tidak menuruti apa kata suaminya maka cara yang dilakukan seorang suami adalah memaksa sang istri untuk dapat menuruti apa yang diinginkannya sekalipun itu dengan tindak kekerasan, karena suami menganggap dirinya memiliki hak penuh atas keluarga termasuk istri. Jadi disini yang diinginkan suami adalah seorang istri itu harus patuh dan jika tidak patuh maka cara suami untuk membuat sang istri patuh adalah dengan tindak kekerasan. Disini sangat jelas bahwa seorang suami lebih menggunakan kelebihan kekuasaan dan fisiknya untuk menyelesaikan suatu problem atau masalah dalam rumah tangga.
Dampak kekerasan dalam rumah tangga seperti kekerasan fisik langsung atau tidak langsung dapat mengakibatkan istri menderita rasa sakit fisik dikarenakan luka sebagai akibat tindakan kekerasan tersebut yang dilakukan suaminya. Kekerasan psikologis juga dapat berdampak istri merasa tertekan, shock, trauma, rasa takut, marah, emosi tinggi dan meledak-ledak, kuper, serta depresi yang mendalam. Dan kekerasan ekonomi juga dapat mengakibatkan terbatasinya pemenuhan kebutuhan sehari-hari yang diperlukan istri dan anak-anaknya. Untuk semua tindakan kekerasan itu sangat membahayakan bagi seorang istri, misalkan kekerasan psikologis itu sangat susah untuk bisa kembali normal dan jika sudah kembali normalpun membutuhkan waktu yang sangat lama dan tidak pernah diketahui kapan akan pulih atau sembuhnya kejiwaan seorang istri itu.
            Kekerasan yang sering terjadi dalam rumah tangga juga akan memberi dampak buruk terhadap lingkungan keluarga terutama untuk anak-anak mereka. Karena anak akan merekam apa yang terjadi pada keluarganya termasuk merekam tindak kekerasan yang dilakukan orang tua nya. Anak tersebut akan mengalami kekurangan kasih sayang dan cenderung menyendiri juga akan berdampak bahaya di masa depan anak pada saat dewasa, karena anak bisa saja akan melakukan hal yang sama terhadap keluarganya nanti sebagai dampak melihat serta merekam tindakan yang dilakukan oleh orang tuanya. Anak yang dulunya dibesarkan dalam rumah tangga yang bapaknya sering melakukan kekerasan terhadap istri dan anaknya. Mereka tumbuh dewasa dengan mental yang rusak dan hilangnya rasa iba serta anggapan bahwa melakukan kekerasan terhadap istri adalah hal yang biasa. Maka dari itu orang tualah yang pertama kali menjadi contoh bagi anaknya dan orang tua juga sangat berperan untuk kelangsungan masa depan si anak. Baik tidaknya masa depan si anak tergantung pula kesan yang diberikan oleh orang tuanya didalam keluarga. 

 Saran Dari Saya
            Untuk menurunkan kasus-kasus kekerasan dalam rumah tangga maka masyarakat perlu memiliki sifat peduli terhadap lingkungan sosial dimasyarakat sehingga tidak lagi ada tindakan membiarkan suatu KDRT dan jika menemui kejadian tersebut baik keluarga dekat maupun tetangga harus sesegera mungkin melaporkan ke pihak berwenang. Selain itu perlunya sosialisasi terhadap masyarakat agar masyarakat lebih memahami hak dan kewajiban serta memahami pula tentang HAM, jadi disitu masyarakat akan menjadi tau mana tindakan yang melanggar hukum dan mana tindakan yang tidak melanggar hukum agar tidak terjadinya kesalahpahaman saat melaporkan kejadian-kejadian yang dianggap melanggar hukum tersebut ke pihak berwenang.
Dalam suatu keluarga juga harus bersifat terbuka dan bisa memahami keadaan keluarganya dan  harus menyelesaikan masalah dengan kepala dingin tanpa menggunakan kekerasan serta dalam keluarga harus bisa memberi kehangatan, ketenangan, kedamaian,  perlindungan, dan kebahagian kepada seluruh anggota keluarga. Jika hal tersebut mampu dilakukan oleh masyarakat maka secara tidak langsung akan dapat mengurangi kasus-kasus kekerasan dalam rumah tangga. Bila dalam keluarga ingin mencapai hal tersebut maka hal yang paling berpengaruh adalah Agama, karena jika dalam keluarga tersebut taat terhadap agama maka keluarga tersebut akan bisa mempertimbangkan terlebih dahulu apa yang akan diperbuat. Dan melalui taat terhadap agama itu secara tidak langsung juga akan mampu membuat suatu keluarga menjadi paham dan patuh terhadap hukum
 

           

Mungkinkah Akan Terjadi Perang Dunia 3




Hasil gambar untuk Mungkinkah Akan Terjadi Perang Dunia 3Menurut saya mungkinkah terjadi perang dunia 3?. Menurut saya, Iya mungkin saja akan terjadi perang dunia ke 3 sebagai lanjutan dari perang dunia ke 2. Meskipun semua kita tidak menghendakinya, dilain pihak para penguasa yang haus dengan kekuasaan terhadap kawasan regional dan global telah menciptakan benih-benih terjadinya PD-3 dalam waktu dekat ini. Banyak sekali kita saksikan berita-berita dunia yang menyiarkan kabar bahwa pada jaman global seperti sekarang ini masih saja terjadi peperangan antar negara. Kita ambil contoh nyata sekarang ini masih saja berlangsung konflik antar Negara Israel dengan Palestina yang berlangsung cukup lama dan sudah banyak sekali korban jiwa yang berjatuhan dampak dari serangan genjatan senjata dari kubu Israel terhadap Negara Palestina. Dengan berjatuhan nya korban jiwa tidak ada satu pun pihak atau lembaga internasional yang bisa menghentikan konflik kedua negara ini, bahkan lebih buruknya lagi ada pihak lain yang memanfaatkan keadaan tersebut untuk meraup keuntungan bagi negaranya. Contoh saja negara Amerika Serikat, pihak dari Amerika Serikat memang mengatakan menentang konflik tersebut, tetapi di satu sisi Amerika Serikat juga memanfaatkan keadaan tersebut untuk meraup keuntungan dari memasok senjata atau alat perang kepada pihak yang sedang berkonflik dan itu menjadi bagian yang di tutup-tutupi oleh pihak Amerika Serikat kepada PBB.
Bukan itu saja yang menjadi alasan akan terjadinya perang dunia 3, karena masih banyak sekali kejadian-kejadian dan konflik-konflik yang terjadi di dunia, yaitu Korea Utara dan Korea Selatan terlibat perang terbuka di Laut Kuning, ada juga Turki telah didesak oleh Uni Eropa agar dikeluarkan dari organisasi tersebut. Turki dianggap terlalu memanfaatkan organisasi itu untuk kepentingan politiknya ketimbang ekonominya terutama dalam memandang Israel sebagai musuh baru mereka, namun sebaliknya mulai merapat ke Iran, Mesir, telah memperlihatkan sikap kurang bersahabat dengan Israel dan terindikasi menhancurkan perjanjian Camp David yang dirilis oleh mantan presdien Anwar Sadat, Jimy Carter dan Manachem Begin (1972). Banyak ekspektasi melihat bahwa usia perjanjian tersebut -dikaitkan dengan dominasi anti rezim Hosni Mobarak- akan segara tamat riwayatnya, dan masih banyak lagi konflik-konflik yang akan berdampak membahayakan kestabilan dunia yang mengarah kepada terancamnya suatu kedamaian dunia.
Persoalan Yang Nampak Jika terjadi Perang Dunia ke-3
Persoalan yang akan nampak jika terjadinya perang dunia 3 adalah akan banyak nya korban jiwa yang berjatuhan akibat perang tersebut, bahkan bisa lebih banyak lagi korban jiwa yang berjatuhan melebihi korban jiwa pada saat perang dunia ke 1 maupun perang dunia ke 2. Dampak selain dari korban jiwa adalah berdampak pada hancurnya seluruh keadaan dipermukaan di bumi. Dampak yang besar juga terjadi pada sektor Ekonomi, Politik, Sosial dan bahkan berpengaruh pada Hubungan Internasional suatu negara .
Solusi
Solusi agar tidak terjadi perang dunia ke 3 yaitu mencari solusi damai dan bukan dengan cara militer. Dialog dan negosiasi lebih cerdas ketimbang berbicara dengan senjata. Setiap negara juga harus bisa menguasai ego nya masing-masing serta menjunjung tinggi kepentingan bersama atau kepentinga umum.