Selama orang tua masih mau mendidik anak-anak mereka maka tidak ada kata
terlambat untuk menjadikan anak-anak menjadi anak yang cerdas, yang
rajin belajar meskipun anak sangat malas untuk melakukannya. Dan berikut
cara yang dapat saya berikan untuk para orang tua untuk dapat mengatasi rasa malas pada anak:
Jadwal Belajar
Pada saat mengajari anak perhatikan waktu dan kondisi dimana anak pada saat itu merasa nyaman dan senang pada saat belajar agar anak tidak merasa jenuh dan agar fikiran anak tidak terbagi dengan hal-hal lain. jadi sangat perlu jadwal belajar tersebut dibuatkan untuk membagi waktu belajar dan waktu bermain, jadi anak akan tau dimana waktu ia akan harus belajar dan mana waktu untuk ia bermain. saat membuat jadwal belajar juga perhatikan jangan terlalu menekan jadwal belajar lebih lama dari pada bermain, karena hal tersebut akan membuat anak menjadi bosan, tetapi seharusnya juga mensesuaikan juga waktu bermain dan belajar agar anak tidak cepat bosan.
Suasana Belajar
suasana belajar dan suasana bermain jelas memiliki perbedaan yang sangat jelas. jika pada saat belajar anak lebih cepat merasa jenuh dan membosankan. Jadi orang tua harus mempunyai media belajar yang menarik dan unik agar anak menjadi senang saat belajar, misalkan dengan menggunakan video yang mendidik juga menggunakan media seperti menggunakan benda-benda mainan yang disukai anak yang memang dapat diterapkan dengan proses belajar tersebut
Dukungan Untuk Anak
Jangan biarkan anak sendirian dalam menghadapi masalahnya, selalu berikan dukungan dan motivasi. Apapun yang dialami oleh sang anak dengan belajarnya jangan pernah membuat anak menjadi tidak percaya diri.misalkan anak mendapat nilai yang jelek disekolah, sebagai orang tua kita tidak boleh memarahi anak tetapi orang tua harus menjadi motivator agar anak tidak patah semangat baik itu sikap dan kata-kata dari orang tua yang lembut agar anak merasa diperdulikan dan disayangi, dan pada saat itulah kita tanyakan pada anak apa penyebab nilai nya jelek dengan catatan penuh kasih sayang.
Jangan biarkan anak sendirian dalam menghadapi masalahnya, selalu berikan dukungan dan motivasi. Apapun yang dialami oleh sang anak dengan belajarnya jangan pernah membuat anak menjadi tidak percaya diri.misalkan anak mendapat nilai yang jelek disekolah, sebagai orang tua kita tidak boleh memarahi anak tetapi orang tua harus menjadi motivator agar anak tidak patah semangat baik itu sikap dan kata-kata dari orang tua yang lembut agar anak merasa diperdulikan dan disayangi, dan pada saat itulah kita tanyakan pada anak apa penyebab nilai nya jelek dengan catatan penuh kasih sayang.
Orang Tua Harus Menjadi Contoh Yang Baik
Jika anak pada masa pertumbuhan, maka anak akan mencontoh segala bentuk tingkah laku orang tua nya. Jadi disini orang tua harus dapat mencontohkan pada anak dengan contoh nyata seperti orang tua harus tetap belajar, dan secara tidak langsung anak akan mencontoh hal yang positif tersebut.
Batas waktu belajar
Jangan biarkan anak-anak belajar selama berjam-jam, hal ini akan membuatnya stress, jenuh dan bosan tapi atur lah batas waktu anak dalam belajar misalnya dengan memberi jeda waktu atau jam istirahat selama belajar. Tidak hanya di sekolah harus ada istirahatnya, anak belajar di rumah juga harus seperti itu, hal ini dilakukan agar daya konsentrasi anak agar dapat tetap senang belajar dan tetap fokus.
Jangan biarkan anak-anak belajar selama berjam-jam, hal ini akan membuatnya stress, jenuh dan bosan tapi atur lah batas waktu anak dalam belajar misalnya dengan memberi jeda waktu atau jam istirahat selama belajar. Tidak hanya di sekolah harus ada istirahatnya, anak belajar di rumah juga harus seperti itu, hal ini dilakukan agar daya konsentrasi anak agar dapat tetap senang belajar dan tetap fokus.
Tipe Belajar
Tipe belajar setiap anak pasti berbeda-beda, jadi sangat penting orang tua mengetahui tipe belajar macam apa yang disenangi anak. ada yang senang belajar dengan cara berinteraksi tanya jawab dengan orang tua dan lain sebagainya. Jika orang tua merasa susah mengetahui tipe belajar macam apa yang disenangi anaknya maka coba lah tanyakan belajar seperti apa yang mereka inginkan. Dengan
menyesuaikan keinginan anak dalam belajar maka mereka tidak akan pernah
bosan dalam belajar
Jelaskan Manfaat Belajar Pada Anak
Ini langkah terakhir yang harus disampaikan orang tua pada anak, yaitu menjelaskan apa manfaat belajar, tujuan belajar dan hasil belajar. Buatlah persepsi yang baik dan yang dapat meyakinkan anak bahwa manfaat belajar itu dapat menyangkut kehidupannya kelak dan sangat bermanfaat untuk masa depannya kelak. Hindarkan juga persepsi-persepsi diluar sana yang akan berdampak negatif bagi anak.
Semoga cara-cara tersebut dapat bermanfaat untuk semua para orang tua agar dapat mendidik anaknya dengan baik dan anak merasa senang untuk belajar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar